Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal ChatGPT: Teknologi AI yang Mampu Menghasilkan Conversational Experience yang Lebih Menyerupai Manusia #2

Cara Kerja ChatGPT

ChatGPT adalah sebuah sistem pemrosesan bahasa alami yang dilatih menggunakan teknologi deep learning, khususnya transformer model, oleh OpenAI.


Sumber: pexels.com-TaraWinstead


Cara kerja ChatGPT adalah dengan memproses masukan teks dari pengguna, lalu menghasilkan jawaban yang sesuai dengan masukan tersebut. Proses ini melibatkan beberapa tahap, antara lain:

  • 1.   Preprocessing: ChatGPT akan melakukan pra-pemrosesan terhadap masukan teks yang diberikan, seperti membersihkan data, menghilangkan tanda baca, dan merubah semua huruf kecil agar dapat diproses dengan lebih baik.
  • 2.   Embedding: Setelah melalui preprocessing, ChatGPT akan mengubah masukan teks ke dalam representasi numerik dengan menggunakan teknik embedding. Representasi ini memungkinkan model untuk memahami makna dari kata-kata yang ada pada masukan.
  • 3  Pemrosesan: Setelah mewakili masukan teks dalam bentuk numerik, ChatGPT akan memprosesnya melalui beberapa layer neural network. Proses ini akan menghasilkan prediksi dari model terkait dengan masukan teks yang diberikan.
  • 4.       Output: Setelah selesai memproses masukan, ChatGPT akan mengeluarkan jawaban yang paling mungkin berdasarkan masukan yang diberikan. Jawaban tersebut dapat berupa kata, kalimat, atau bahkan paragraf yang lebih panjang tergantung pada jenis pertanyaan atau masukan yang diberikan oleh pengguna.

Proses di atas akan terus berulang setiap kali pengguna memberikan masukan, sehingga model dapat terus belajar dan memperbaiki kinerjanya. Hal ini memungkinkan ChatGPT untuk memberikan jawaban yang semakin akurat dan sesuai dengan masukan pengguna.


Pengolahan Bahasa Alami oleh ChatGPT

Pengolahan bahasa alami (natural language processing) adalah teknologi yang digunakan oleh ChatGPT untuk memproses bahasa manusia dan memahami arti dari teks yang diberikan oleh pengguna. Pengolahan bahasa alami melibatkan beberapa tahap, yaitu:

1.       Tokenisasi: Proses memecah teks menjadi potongan-potongan yang lebih kecil yang disebut dengan token. Token dapat berupa kata, tanda baca, atau angka.

2.       Embedding: Proses konversi token menjadi representasi numerik atau vektor yang terdistribusi. Representasi ini memungkinkan model untuk memahami hubungan antara kata-kata dalam kalimat.

3.       Parsing: Proses memahami struktur kalimat untuk mengidentifikasi bagaimana setiap token saling terkait dan bagaimana mereka membentuk makna yang lebih besar. Parsing juga melibatkan pengenalan entitas seperti orang, tempat, dan tanggal.

4.       Klasifikasi: Proses untuk mengelompokkan teks ke dalam kategori atau label yang sudah ditentukan sebelumnya. Contohnya, mengklasifikasikan email sebagai spam atau tidak spam.

5.       Generasi teks: Proses menghasilkan teks baru berdasarkan aturan yang telah dipelajari oleh model. Contohnya, membangkitkan teks deskripsi dari gambar.

Dalam ChatGPT, pengolahan bahasa alami dilakukan dengan menggunakan teknologi deep learning yang memungkinkan model untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap bahasa manusia. Model ini dilatih dengan menggunakan jutaan teks dalam berbagai bahasa dan dialek, sehingga dapat mengenali pola dan aturan dalam bahasa manusia. Dengan demikian, ChatGPT dapat memberikan jawaban yang lebih akurat dan alami terhadap masukan yang diberikan oleh pengguna.

Posting Komentar untuk "Mengenal ChatGPT: Teknologi AI yang Mampu Menghasilkan Conversational Experience yang Lebih Menyerupai Manusia #2"